BaliPremium Trip Logo

Mengenal 11 Istilah-Istilah Saat Sewa Mobil, Penting!

istilah saat sewa mobil

Kamu tentu pernah merental atau menyewa mobil, bukan? Tapi, pertanyaannya apakah kamu mengetahui berbagai istilah-istilah saat sewa mobil? Pada artikel kali ini akan dijelaskan mengenai berbagai istilah saat sewa mobil yang patut kamu ketahui.

Tujuannya adalah agar mempermudah kamu untuk melakukan aktivitas sewa-menyewa mobil. Namun, sebelum kamu mengetahui berbagai istilah sewa mobil, sebaiknya kamu mengetahui apa itu sewa atau rental mobil.

Definisi Sewa Mobil

Sudah jelas apa makna sewa mobil dari arti katanya saja. Artinya, sewa mobil adalah bentuk aktivitas layanan jasa yang mana kamu dapat meminjam mobil dengan aturan tertentu. Biasanya, penyedia jasa sewa mobil ini memiliki mobil lebih dari satu yang dapat disewakan.

Sewa mobil memiliki aturan tersendiri, seperti foto KTP, DP biaya sewa terlebih dahulu dan sebagainya. Semuanya sesuai dengan kebijakan dan kesepakatan penyedia sewa dan orang yang ingin menyewa mobil.

Durasi menyewa mobil juga disesuaikan dengan aturan dan kesepakatan masing-masing. Misalnya, ada yang menyewa mobil dengan durasi 24 jam bahkan sampai seminggu. Untuk biaya tentunya sudah ditetapkan oleh si penyedia jasa sewa tersebut.

Penting! 11 Istilah-Istilah Saat Sewa Mobil

Jika kamu sudah mengetahui definisi sewa mobil yang terjadi antara penyedia sewa dan pengguna. Maka selanjutnya kamu dapat mengetahui istilah-istilah ketika menyewa mobil. Informasi ini dapat kamu manfaatkan guna mengerti segala ucapan dan maksud dari penyedia sewa mobil itu sendiri.

Selain itu, pengetahuan tentang berbagai istilah sewa mobil juga dapat membantu kamu untuk mengetahui kebutuhan layanan jasa sewa mobil seperti apa yang kamu butuhkan. Ada 4 istilah dalam sewa-menyewa mobil yang dapat kamu ketahui, yaitu:

1. Sewa Mobil Lepas Kunci

Istilah “lepas kunci” ini menjadi istilah yang paling umum dalam aktivitas persewaan mobil. Istilah satu ini memiliki arti bahwa pemilik kendaraan atau penyedia jasa sewa mobil tanpa ada pengemudi atau driver.

Singkatnya, kamu akan diberikan kunci mobil dan kamu sendiri yang menyetir mobil tersebut. Memang, dalam beberapa aspek aktivitas sewa mobil lepas kunci ini sangat nyaman bagi kamu yang ingin bebas menggunakan mobil tanpa perlu ada driver sendiri.

Namun untuk penyedia jasa sewa, dibutuhkan aturan penyewa yang dapat menyetir mobil dan tahu rute yang dituju untuk melakukan aktivitas sewa mobil lepas kunci ini.

2. Sewa Mobil All In

Jika sebelumnya mengarah pada menyewa mobil tanpa ada driver, untuk istilah sewa mobil all in artinya kebalikan dari lepas kunci.

Salah satu istilah-istilah saat sewa mobil yang berarti all in, berarti kamu yang sudah menyewa mobil dan membayar, semua fasilitas seperti uang makan driver, BBM, biaya parkir dan tol sudah termasuk ke dalamnya.

Untuk penyewaan mobil all in ini memang terbilang cukup pricey alias lebih mahal daripada penyewaan mobil lainnya. Namun, jika kamu tipe orang yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan ketika bepergian alias tidak ingin repot, persewaan mobil all in dapat kamu coba.

3. Sewa Mobil Pick and Drop

Istilah menyewa mobil pick and drop memiliki arti bahwa kamu menyewa mobil hanya untuk satu kali jalan pulang dan pergi saja.

Contoh mudahnya, kamu menyewa mobil untuk pergi perjalanan ke bandara sampai ke hotel atau sebaliknya. Biasanya, untuk biaya operasional sudah termasuk BBM, driver, tol dan parkir.

Sebelum kamu menggunakan fasilitas sewa mobil pick and drop, ketahui dahulu bahwa kamu hanya dapat mengunjungi satu destinasi saja. Kamu tidak dapat berpergian ke tempat lain yang bukan kesepakatan awal.

4. Sewa Mobil Drop Off

Drop off menjadi istilah dalam persewaan mobil terakhir yang patut kamu ketahui. Istilah ini berarti kamu menggunakan fasilitas sewa mobil hanya untuk mengantar atau drop off ke tempat tertentu.

Misal, kamu ingin menyewa mobil untuk keperluan mengunjungi kota tertentu, maka nanti driver akan mengantar kamu ke kota tersebut.

Hampir sama memang dengan pick and drop, bedanya kamu tidak menggunakan jasa sewa mobil untuk mengantar kamu kembali ke tempat asal.

Kesimpulannya, istilah-istilah saat sewa mobil perlu kamu ketahui karena bertujuan agar kamu tidak salah mengambil jasa sewa mobil. Istilah tersebut juga bertujuan agar kamu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan kamu ketika menyewa mobil.

5. Sewa Half Day

Seperti dari namanya, sewa Halfday mengacu pada penggunaan kendaraan selama setengah hari, sementara Fullday mencakup waktu pemakaian sepanjang hari. Layanan halfday umumnya menjadi pilihan pelanggan yang hanya memerlukan kendaraan untuk beberapa jam saja.

Di Bali Premium Trip, Sewa Halfday (separuh hari) tersedia mulai dari 6 jam dan 12 jam, hal ini biasanya diperuntukan untuk beberapa penyewa hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat seperti foto prewedding.

Baca Juga; 15 Rekomendasi Tempat Prewedding di Bali Paling Populer

6. Sewa Full Day

Berbeda dengan sewa separuh hari, Sewa Full Day memiliki waktu yang lebih lama saat menyewa mobil, biasanya full day mulai dari 16 jam sampai 24 jam.

Bali Premium Trip memiliki fasilitas sewa full day mulai dari 24 jam, anda bisa menggunakan sewa full day untuk berpergian dengan waktu yang lebih lama. Seperti mengeksplorasi Wisata di Bali.

7. Sewa Mobil Kontrak Waktu

Sewa mobil Kontrak waktu merujuk pada kontrak sewa mobil untuk jangka waktu tertentu, seperti sewa mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan. Layanan ini sering digunakan dalam jangka waktu yang lama bagi perorangan, perusahaan atau instansi..

Sebagai contoh ada sebuah perusahaan akan menjalankan proyek atau survei kegiatan di suatu daerah yang asing dan memerlukan mobilitas selama periode waktu yang cukup lama. Membawa kendaraan operasional sendiri bisa menjadi tantangan dan akan memakan waktu yang lama untuk mobilisasi kendaraan, Hal ini dapat menghambat kelancaran kegiatan atau proyek yang sedang berlangsung.

Oleh karena itu Sewa Mobil dalam kontrak waktu tertentu menjadi opsi bagi anda atau perusahaan yang ingin melakukan kegiatan yang membutuhkan kendaraan. Karena dengan sewa kontrak biasanya penyedia jasa bertanggung jawab sepenuhnya apabila kendaraan yang anda bawa terjadi kendala.

8. Over Time

Istilah “Overtime” dalam konteks sewa mobil adalah pelanggaran terhadap batas durasi pemakaian yang telah disepakati. Sebagai contoh, jika Anda menyewa mobil di Bali Premium Trip hanya untuk 12 hari dengan batas akhir pemakaian pukul 17.00, namun kegiatan yang Anda lakukan berlangsung lebih lama hingga pukul 19.00, Anda dianggap telat 2 jam.

Dalam kasus Overtime, Anda akan dikenai biaya tambahan sesuai dengan kebijakan perusahaan penyedia jasa sewa. Biasanya, biaya overtime tersebut dihitung per jam dan berkisar antara 10-20% dari total biaya sewa per jam. Misalnya, jika Anda menyewa mobil seharga 800 ribu dan terlambat 2 jam dengan tarif overtime 20%, maka biaya tambahan yang dikenakan adalah 320 ribu (800.000 x 20%) x 2 jam

9. Over Area

Over Area adalah situasi di mana penyewa membawa kendaraan keluar dari wilayah yang telah disepakati dalam perjanjian sewa. Hal ini biasanya sering terjadi jika penyewa kendaraan memilih opsi sewa lepas kunci. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan layanan Sewa Mobil Bali Lepas Kunci untuk kegiatan di dalam Kawasan Gianyar, Karangasem dan Bangli, namun tiba-tiba pergi ke kawasan Buleleng tanpa konfirmasi sebelumnya kepada penyedia jasa sewa.

Maka tindakan seperti ini dianggap sebagai “Over Area,” dan karena melanggar ketentuan atau kesepakatan pemesanan, Anda mungkin dikenakan biaya tambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penting untuk selalu berkomunikasi dengan penyedia jasa sewa mengenai perubahan rencana perjalanan untuk menghindari masalah ini dan mematuhi peraturan yang telah disepakati.

10. Deposit

Deposit adalah jumlah uang jaminan yang harus dibayarkan oleh penyewa kepada pihak rental mobi sebelum penyewa memberikan kendaraan sewaan-nyal. Fungsi deposit ini adalah untuk menjamin bahwa penyewa akan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam perjanjian sewa mobil. Setelah masa sewa berakhir, deposit ini akan dikembalikan kepada penyewa, dikurangi dengan biaya-biaya tertentu seperti biaya kerusakan atau kehilangan mobil, jika ada.

Deposit ini bertujuan untuk melindungi pihak rental mobil dari potensi kerugian akibat kerusakan atau kehilangan kendaraan selama masa sewa. Jumlah deposit biasanya bervariasi tergantung pada perusahaan rental dan jenis mobil yang disewa. Pada umumnya, semakin mahal atau bernilai tinggi mobil yang disewa, semakin besar pula jumlah deposit yang diminta.

Penting untuk menyadari dan memahami ketentuan-ketentuan deposit sebelum menyewa mobil.

11. Sewa Mobil City Tour

Sewa Mobil City Tour biasanya diberikan oleh penyedia Jasa Tour & Travel, sebagai contoh anda dan keluarga ingin pergi berpergian ke Bali, namun anda ingin menentukan waktu dan destinasi secara bebas. Nah pilihan sewa Mobil City Tour merupakan pilihan yang tepat.

Anda Bisa berkonsultasi dengan kami jika anda ingin menggunakan Sewa Mobil City Tour di Bali Premium Trip.

Baca juga: Inilah Rekomendasi Mobil Mewah Untuk Liburan Seru!

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Artikel Terbaru