Indonesia Arrival Card: Panduan Lengkap untuk Wisatawan yang Ingin ke Bali 2026
oktarina
Agustus 28, 2025
9 min read
Mulai tahun 2025, semua wisatawan yang datang ke Bali diwajibkan untuk mengisi Indonesia Arrival Card terlebih dahulu. Jangan khawatir, prosesnya cukup mudah kok! Formulir ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempermudah proses di bandara, seperti pemeriksaan kesehatan, bea cukai, dan imigrasi. Tapi, kenapa sih formulir ini wajib diisi? Di artikel ini, kita akan bahas semua yang perlu kamu ketahui tentang Indonesia Arrival Card, termasuk kenapa formulir ini wajib diisi, cara mengaksesnya, dan langkah-langkah untuk mengisinya. Baca sampai selesai ya!
Poin Utama
- Apa itu Indonesia Arrival Card?
Mulai 2025, wisatawan yang datang ke Bali wajib mengisi formulir digital ini untuk menyederhanakan proses kesehatan, bea cukai, dan imigrasi, mempercepat kedatangan di bandara. - Cara Mengisi Indonesia Arrival Card
Kunjungi situs resmi, isi data pribadi, riwayat perjalanan, dan IMEI perangkat. Dapatkan kode QR yang harus ditunjukkan saat kedatangan, dan pastikan mengisi formulir 72 jam sebelum tiba. - Manfaat dan Layanan Visa Concierge
Indonesia Arrival Card mempercepat kedatangan, namun tidak menggantikan visa. Gunakan layanan visa concierge Bali Premium Trip untuk membantu urusan administrasi agar liburan lebih nyaman.
Kenapa Pemerintah Indonesia Mewajibkan Indonesia Arrival Card?
Mulai 2025, semua wisatawan yang datang ke Bali wajib mengisi Kartu Kedatangan Indonesia. Formulir digital ini menggabungkan deklarasi kesehatan, bea cukai, dan imigrasi dalam satu proses yang lebih sederhana. Tujuannya adalah mempercepat proses pemeriksaan di bandara, mengurangi antrian panjang, dan membuat kedatangan lebih efisien bagi semua.
- Meningkatkan Proses Kesehatan dan Imigrasi
Kartu Kedatangan Indonesia berfungsi untuk mengumpulkan data kesehatan dan riwayat perjalanan, termasuk SatuSehat sebagai bagian dari sistem digital ini. Setelah pandemi, ini penting untuk memastikan bahwa setiap wisatawan yang masuk ke Indonesia dalam keadaan sehat. Dengan mengisi formulir ini, pihak imigrasi bisa langsung memverifikasi status kesehatan kamu sebelum tiba di Bali, membuat proses kedatangan lebih cepat dan aman. - Mendistribusikan dan Mempercepat Proses Kedatangan
Sebelumnya, wisatawan harus mengisi berbagai formulir terpisah untuk bea cukai, imigrasi, dan kesehatan, yang bisa memakan waktu. Dengan adanya Indonesia Arrival Card, semua ini digabungkan dalam satu formulir yang bisa diakses melalui portal All Indonesia. Selain itu, kamu juga bisa mengajukan e-visa melalui portal yang sama, makin mempermudah proses kedatangan. Formulir ini cukup diisi secara online sebelum keberangkatan dan kamu akan menerima kode QR yang dipindai saat kedatangan di bandara, yang membuat proses verifikasi lebih cepat dan tanpa antrian.
Setelah mengisi formulir, kamu akan mendapatkan kode QR sebagai bukti kepatuhan yang harus ditunjukkan saat tiba di Indonesia. Dengan Indonesia Arrival Card, kamu bisa menikmati liburan di Bali tanpa harus repot dengan proses administrasi panjang. Pastikan kamu mengisi formulir ini dalam waktu 72 jam sebelum tiba di Indonesia, agar semuanya berjalan lancar begitu sampai di Bali.
Cara Mengakses Indonesia Arrival Card

Jika kamu merencanakan perjalanan ke Bali, ada hal penting yang perlu kamu ketahui sebelum terbang. Mulai tahun 2025, semua wisatawan yang datang ke Bali diwajibkan mengisi Indonesia Arrival Card terlebih dahulu. Meskipun mungkin terasa sedikit membingungkan pada awalnya, prosesnya sebenarnya cukup mudah dan cepat! Indonesia Arrival Card ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk menyederhanakan proses kedatangan di bandara, seperti pemeriksaan kesehatan, imigrasi, dan bea cukai, agar semuanya bisa berjalan lebih efisien dan lancar. Berikut beberapa langkah yang harus kamu lakukan:
1. Akses Formulir Online
Langkah pertama, kamu harus mengunjungi situs web resmi pemerintah Indonesia yang menyediakan Indonesia Arrival Card. Cukup buka browser, cari “Indonesia Arrival Card,” atau langsung menuju situs resmi imigrasi Indonesia. Di halaman utama, kamu akan menemukan tombol atau link yang bertuliskan “Fill Out Indonesia Arrival Card” atau “Arrival Card Form”. Klik tautan tersebut untuk memulai pengisian formulir secara online. Proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit, dan situs webnya sangat mudah dinavigasi.
Pastikan kamu hanya mengunjungi situs resmi pemerintah, karena ada situs lain yang tidak resmi yang mungkin meminta biaya tambahan untuk layanan yang sebenarnya gratis di situs resmi.
2. Isi Informasi Pribadi Kamu
Setelah formulir terbuka, kamu akan diminta untuk mengisi beberapa informasi pribadi penting. Informasi yang perlu diisi antara lain:
- Nama Lengkap: Sesuaikan dengan nama di paspor.
- Alamat Lengkap: Masukkan alamat sesuai dengan identitas yang tercantum di dokumen resmi kamu.
- Negara Asal: Pilih negara tempat tinggal atau negara asal perjalanan kamu.
- Detail Paspor dan Visa: Masukkan nomor paspor dan jenis visa yang kamu gunakan (misalnya VOA atau KITAS). Pastikan detail paspor dan visa yang dimasukkan sesuai dengan dokumen yang kamu bawa.
- Durasi Tinggal di Bali: Tentukan durasi tinggalmu di Bali, apakah untuk wisata, bisnis, atau lainnya.
Pastikan semua informasi yang kamu masukkan akurat dan sesuai dengan dokumen perjalananmu untuk menghindari masalah saat tiba di bandara.
3. Riwayat Perjalanan
Kemudian, kamu akan diminta untuk mengisi riwayat perjalanan. Di sini, kamu harus mencantumkan negara-negara yang kamu kunjungi dalam 14 hari terakhir sebelum tiba di Bali. Hal ini penting agar petugas imigrasi dapat memeriksa potensi risiko kesehatan. Pastikan untuk memasukkan semua negara yang kamu kunjungi baru-baru ini.
Informasi ini membantu pihak berwenang untuk memastikan tidak ada risiko kesehatan yang dapat masuk ke Bali. Jika kamu baru saja mengunjungi negara dengan potensi risiko, mereka mungkin akan mengambil langkah pencegahan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan semua orang.
4. Pendaftaran IMEI untuk Perangkat Elektronik
Setelah itu, kamu perlu mendaftarkan nomor IMEI perangkat elektronik yang kamu bawa, seperti ponsel, tablet, atau laptop. IMEI adalah kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat. Pendaftaran IMEI ini dilakukan untuk mencegah masuknya barang elektronik ilegal ke Indonesia.
Untuk menemukan nomor IMEI perangkat kamu, cukup ketik *#06# di ponselmu atau cek di pengaturan perangkat. Pastikan kamu mencatat nomor IMEI untuk setiap perangkat yang kamu bawa, karena ini akan diperiksa saat pemeriksaan bea cukai.
5. Penyelesaian dan Kode QR
Setelah mengisi semua data dengan benar, kamu bisa menyelesaikan formulir dengan mengklik “Submit” atau “Kirim”. Sistem akan memproses informasi yang telah kamu masukkan. Setelah formulir berhasil dikirim, kamu akan menerima kode QR baik melalui email atau di halaman konfirmasi. Disarankan untuk menyimpan atau screenshot kode QR ini, sehingga kamu bisa mengaksesnya meskipun tanpa koneksi internet.
Kode QR ini akan digunakan saat kamu tiba di bandara Bali sebagai bukti bahwa kamu telah menyelesaikan Indonesia Arrival Card. Jangan lupa untuk menunjukkan kode QR ini ketika tiba di bandara, karena ini adalah bukti bahwa kamu telah mematuhi persyaratan kedatangan.
Baca juga: Syarat Masuk Bali: Panduan Lengkap untuk WNA di 2026
Informasi Apa Saja yang Diperlukan dalam Indonesia Arrival Card?

Mengisi Indonesia Arrival Card sebenarnya cukup mudah dan tidak memerlukan banyak waktu. Namun, ada beberapa informasi penting yang harus kamu isi untuk mempercepat proses kedatanganmu di Bali. Formulir ini dirancang untuk mengumpulkan data penting tentang perjalananmu, kesehatan, dan perangkat elektronik yang dibawa. Berikut adalah beberapa detail yang perlu kamu sediakan saat mengisi Indonesia Arrival Card:
1. Informasi Paspor
Kamu akan diminta untuk memberikan beberapa detail dasar dari paspormu, antara lain:
- Nomor Paspor: Nomor unik yang ada di paspor.
- Negara Penerbit: Negara yang menerbitkan paspor kamu.
- Tanggal Kedaluwarsa Paspor: Pastikan paspormu masih berlaku minimal 6 bulan setelah tanggal kedatangan di Bali.
- Tanggal Kedatangan di Bali: Masukkan tanggal kedatanganmu sesuai dengan rencana perjalanan.
2. Riwayat Perjalanan
Kamu juga perlu mencantumkan negara-negara yang kamu kunjungi dalam 14 hari terakhir. Ini penting agar pihak berwenang bisa memeriksa apakah kamu baru saja bepergian ke area dengan risiko kesehatan tertentu.
3. Pendaftaran IMEI Gadget
Untuk mencegah masuknya perangkat elektronik ilegal, kamu diwajibkan untuk mendaftarkan nomor IMEI perangkat yang kamu bawa, seperti smartphone, laptop, atau tablet.
- Untuk menemukan nomor IMEI, cukup ketik *#06# di ponselmu atau cek di pengaturan perangkat.
- Jika kamu membawa lebih dari satu perangkat, pastikan untuk mendaftarkan IMEI dari masing-masing perangkat untuk menghindari masalah saat di bea cukai.
4. Deklarasi Kesehatan
Bagian terakhir dari formulir ini mengharuskan kamu untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait kondisi kesehatanmu. Kamu akan diminta untuk mengisi informasi seperti:
- Apakah kamu merasa tidak sehat atau menunjukkan gejala seperti demam atau batuk?
- Apakah kamu baru saja terpapar penyakit menular?
Informasi ini penting untuk memastikan bahwa kamu tidak membawa penyakit yang dapat membahayakan orang lain selama berada di Bali. Pastikan untuk memberikan jawaban yang jujur agar pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan lancar.
Apa yang Perlu Kamu Ketahui tentang Indonesia Arrival Card
Jika kamu berencana mengunjungi Bali, mulai 2025, kamu wajib mengisi Indonesia Arrival Card sebelum terbang. Formulir ini dirancang untuk mempermudah proses kedatangan di Bali dengan menggabungkan proses imigrasi, bea cukai, dan kesehatan dalam satu formulir digital. Bandara Internasional Ngurah Rai Bali adalah salah satu pintu masuk utama yang sudah menerapkan sistem ini sepenuhnya, membuat proses kedatangan lebih cepat dan efisien.
Namun, perlu diingat bahwa Indonesia Arrival Card bukan pengganti visa. Kamu tetap membutuhkan visa yang sesuai, seperti Visa on Arrival (VOA) atau KITAS, sesuai dengan tujuan perjalananmu. Meskipun formulir ini wajib diisi, tidak menggantikan kewajiban mengajukan aplikasi visa yang diperlukan.
Penting untuk mengisi Indonesia Arrival Card paling lambat 72 jam sebelum kedatanganmu. Formulir ini memberi waktu bagi petugas imigrasi untuk memverifikasi data yang kamu berikan, memastikan semuanya berjalan lancar begitu kamu tiba. Mengisi formulir lebih awal akan mengurangi kemungkinan penundaan atau masalah saat tiba di bandara.
Dengan mengisi Indonesia Arrival Card tepat waktu, kamu bisa lebih fokus menikmati liburan tanpa khawatir tentang proses administrasi yang rumit. Pastikan untuk melakukannya jauh-jauh hari, setidaknya 3 hari sebelum keberangkatan.
Baca juga: Bagaimana Cara Memilih Visa Bali yang Tepat? Cari Tahu di Sini!
Permudah Kedatanganmu di Indonesia dengan Bali Premium Trip!
Indonesia Arrival Card merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempermudah dan mempercepat proses kedatangan wisatawan di Bali. Dengan mengisi formulir ini paling lambat 72 jam sebelum kedatangan, kamu bisa menghindari antrian panjang di bandara dan mempercepat proses pemeriksaan. Pastikan untuk mengisi formulir dengan lengkap, terutama mengenai IMEI perangkat elektronik yang kamu bawa. Ingat, Indonesia Arrival Card ini tidak menggantikan visa yang kamu perlukan untuk masuk ke Indonesia. Wisatawan yang datang ke Indonesia, meskipun bebas visa, tetap wajib mengisi deklarasi bea cukai dan kesehatan.
Untuk membuat perjalananmu ke Bali semakin menyenangkan, kami sangat merekomendasikan menggunakan layanan visa concierge dari Bali Premium Trip! Dengan layanan ini, kamu akan mendapatkan bantuan dari ahli yang berpengalaman dalam mengelola dokumen visa, sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir. Tim kami akan memastikan semua persyaratan dipenuhi dengan tepat dan tepat waktu, agar kamu bisa menikmati liburan atau masa tinggalmu di Bali tanpa perlu memikirkan urusan administrasi.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan bantuan visa yang cepat, mudah, dan bebas ribet. Nikmati liburan tanpa stres bersama Bali Premium Trip!

Related Article
9 Tips Liburan Ke Bali saat Bulan Ramadan yang Wajib Kamu Tahu!
Bali selalu menjadi tujuan utama bagi banyak orang yang ingin...
Bali selalu menjadi tujuan utama bagi banyak orang yang ingin berlibur, termasuk saat bulan Ramadan. Meskipun berlibur ke Bali saat...
Rekomendasi 10 Tempat Wisata Halal di Bali Untuk Liburan Tak Terlupakan!
Bali selalu menjadi pilihan utama bagi banyak wisatawan. Pulau Dewata...
Bali selalu menjadi pilihan utama bagi banyak wisatawan. Pulau Dewata ini dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona, kekayaan budaya, serta...
10 Destinasi di Bali yang Cocok Jadi Tujuan Saat Ramadan
Bali selalu menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang ingin...
Bali selalu menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang ingin menikmati liburan, terutama dengan keindahan alamnya, budaya yang kaya, dan...